Monthly Archives: March 2007

gak jelas

salah satu yang aku suka dari surabaya, ngomonge urakan, becakan, ngawur, tapi gak ada dendam.mari yo mari. bar yo bar. sesuk yo sesuk.

starring:
kithut=subeno=mujib
preman poltek = wong ireng benowo
Continue reading

Malam minggu yang lalu

“Hate the sin, but love the sinner” — Mahatma Gandhi

Malam mingguan, nggak ada pacar, nggak ada yang diapelin, terpaksa deh jalan-jalan puter-puter surabaya bersama seorang teman. Sampai kemudian menjelang tengah malam, terlintas pikiran untuk mengamati kehidupan malam. Lalu kita jalan melalui tempat-tempat hiburan. Duduk-duduk di luar, ngobrol ngalor ngidul, minum kopi dan nyamil kacang rebus sambil sesekali melirik gigihnya mucikari berpromosi.
Pemandangan seperti itu tidaklah terlalu mengherankan buat saya, karena dulu saya punya teman yang bermukim di dekat daerah tersebut dan wajar jika saya selalu melaluinya untuk bisa mencapai kediaman teman saya itu.
Perbedaannya adalah pada impressi, dulu saya hanya tersenyum acuh atau tertawa ”nakal” saat melihat pemandangan tersebut, dan memberikan porsi waktu yang panjang untuk sekadar membicarakan, menggunjingkannya dan seolah “merasa menang” bahwa aku tidak dilahirkan di lingkungan seperti itu dan bergaul disitu. Namun setelah 4 tahun berselang, rupanya pemandangan itu memantik kesan yang berbeda dalam batin saya.

Continue reading